Sayap Militer Hamas Rilis “Foto Perpisahan” 48 Sandera Saat Serangan Sembrono Israel di Gaza

Sayap Militer Hamas Rilis “Foto Perpisahan” 48 Sandera Saat Serangan Sembrono  Israel di Gaza

Sayap militer Hamas, Brigade Qassam, merilis sebuah foto yang disebut sebagai “foto perpisahan” dari 48 sandera Israel/Foto: Aljazeera

Sayap militer Hamas, Brigade Qassam, merilis sebuah foto yang disebut sebagai “foto perpisahan” dari 48 sandera Israel yang masih ditahan di Gaza. Foto tersebut dipublikasi di tengah gempuran pasukan Israel yang terus menghancurkan dan merebut pusat kota terbesar di wilayah yang dikepung tersebut.

Seperti dilansir Aljazeera, Sabtu (20/9/2025), Brigade Qassam mengunggah sebuah foto kompilasi yang menampilkan wajah semua sandera yang masih hidup maupun yang sudah meninggal dunia. Masing-masing sandera diberi keterangan “Ron Arad,” merujuk pada kapten Angkatan Udara Israel yang hilang di Lebanon pada tahun 1986.

Ron Arad mengemudikan pesawat F-4 Phantom yang mengalami ledakan bom dini saat melakukan serangan di Lebanon selatan. Ia kemudian ditangkap oleh Gerakan Amal dan diserahkan ke kelompok Hezbollah. Meskipun diyakini telah meninggal dunia, belum ada bukti pasti mengenai nasibnya.

Foto yang dirilis oleh Hamas ini disertai teks yang berbunyi: “Karena penolakan Netanyahu, dan kapitulasinya Zamir, ini adalah foto perpisahan saat operasi militer di Kota Gaza dimulai.”

Kalimat tersebut merujuk pada penolakan berulang Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu terhadap setiap kesepakatan dengan Hamas untuk mengakhiri perang berdarah di Gaza, serta serangan darat dan udara yang semakin meluas yang dipimpin oleh Kepala Staf Angkatan Darat Israel, Eyal Zamir. Hal ini terjadi meski Zamir secara terbuka menolak rencana pemerintah untuk “merebut” Kota Gaza.

Polisi Ungkap Hasil Autopsi Korban Pembunuhan Sadis di Cilincing

Polisi Ungkap Hasil Autopsi Korban Pembunuhan Sadis di Cilincing

Polisi Ungkap Hasil Autopsi Korban Pembunuhan Sadis di Cilincing

Polisi mengungkap hasil autopsi MY (19) korban pembunuhan di kontrakannya di wilayah Cilincing, Jakarta Utara (Jakut). Motif pembunuhan sadis ini diketahui karena asmara.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Onkoseno Gradiarso Sukahar mengatakan korban mengalami luka tusuk di punggung kiri yang menembus ke rongga dada. Luka itu menyebabkan kedua paru-paru korban kempes.

Jadi dari pemeriksaan hasil outopsi terhadap korban, didapati luka tusuk di bagian punggung sebelah kiri yang kemudian menebus ke rongga dada, mengakibatkan kedua paru-paru korban kempes,” kata Onkoseno kepada wartawan, Jumat (19/9/2025).

“Akibatnya, tidak mendapat suplai oksigen maupun aliran darah dan ini yang membuat korban meninggal,” lanjutnya.

Onkoseno menjelaskan, luka tersebut hanya terjadi sekali namun cukup mematikan karena ditusukkan dengan senjata tajam sepanjang 30 sentimeter.

“Penusukan terjadi sekali menembus lurus karena posisinya miring, karena dari sajamnya panjang 30 sentimeter,” jelas dia.

Sebelumnya, dari rekaman CCTV, terlihat pelaku sempat terekam menyelipkan pisau di baju usai melakukan aksi pembunuhan tersebut.

Diduga Rem Blong, Bus Transjakarta Seruduk 4 Ruko di Pulogebang

Diduga Rem Blong, Bus Transjakarta Seruduk 4 Ruko di Pulogebang

Bus Transjakarta menyeruduk empar ruko akibat rem blong

Kronologisnya pagi tadi sekitar jam 5-an, cerita warga ada yang bilang rem blong, jadi belum pasti, korban jiwa tak ada, hanya luka, ada 4 ruko,” ujarnya pada wartawan, Jumat (19/9/2025).

Akibat kecelakaan itu, kata dia, terdapat 4 orang korban luka yang dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pengobatan. Sebelum menabrak ruko, bus Transjakarta itu pun sempat menabrak sejumlah kendaraan, seperti mobil dan motor.

“Korban luka sudah dibawa ke rumah sakit, tinggal ditindaklanjuti kerugiannya saja. Ada 4 korban luka termasuk sopir, dari warga ada 2 orang, dari pengendara mobil dan motor rusak ada 6,” tuturnya.

Komeng Ngeluh Jabar Kerap Jadi Kambing Hitam Banjir di Jakarta, Ini Kata Pramono

Komeng <i>Ngeluh</i> Jabar Kerap Jadi Kambing Hitam Banjir di Jakarta, Ini Kata Pramono

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menanggapi santai keluhan Anggota Komite II Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Jawa Barat, Alfiansyah atau Komeng soal wilayahnya kerap disalahkan menjadi biang kerok banjir yang terjadi di Ibukota. Menurutnya, banjir di Jakarta disebabkan oleh tiga faktor mulai dari kiriman hingga banjir lokal. 

“Ya pada prinsipnya seperti yang berulang kali saya sampaikan. Banjir itu ada tiga sumbernya, satu karena banjir kiriman dari atas, apakah itu karena hutannya ditebang dan sebagainya-sebagainya. Terjadi, Kemudian kiriman ke Jakarta,” kata Pramono kepada wartawan di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Rabu (17/9/2025).

“Kedua adalah banjir lokal yang dialami sendiri oleh Jakarta, karena sampahnya tidak dibersihkan dan sebagainya-sebagainya. Memang ada juga banjir yang diakibatkan karena internal ataupun masyarakat Jakarta sendiri. Dan yang terakhir karena air rob yang naik,” imbuhnya.

Pramono menyebut dengan tiga faktor itu, Pemprov DKI belajar untuk mempercepat proses penyurutan banjir dengan pompa. 

“Pengalaman kita tiga-tiganya sekarang ini relatif kalau terjadi banjir di Jakarta pasti tidak lama, karena kami mempunyai pompa 600 lebih yang selalu kita stand by-kan kalau ada banjir,” ucapnya.

Kenapa Papua Nugini Ngotot Dukung Israel dan Menolak Palestina Merdeka?

Kenapa Papua Nugini Ngotot Dukung Israel dan Menolak Palestina Merdeka?

Ilustrasi bendera Papua Nugini/Foto: FreePik

Papua Nugini, negara tetangga dekat Indonesia, menjadi sorotan internasional setelah secara konsisten mendukung Israel dan menolak pengakuan kemerdekaan Palestina. Sikap ini menimbulkan pertanyaan besar, terutama karena secara geografis Papua Nugini jauh dari konflik Timur Tengah.

Alasan Papua Nugini Mendukung Israel

Papua Nugini telah menolak Deklarasi New York Majelis Umum PBB tentang solusi damai dua negara untuk isu Palestina, bergabung dengan sembilan negara lain yang umumnya adalah negara kecil di Pasifik dan Amerika Latin. Sikap ini bukanlah hal baru, konsistensi Papua Nugini terlihat pada setiap pemungutan suara di PBB yang terkait konflik Israel-Palestina.

Menurut peneliti politik dan keamanan internasional dari Universitas Murdoch Australia, Ian Wilson, alasan utama Papua Nugini mendukung Israel adalah pengaruh agama Kristen Evangelis yang sangat kental di masyarakat dan pemerintahnya. Dalam pandangan ini, Israel dianggap sebagai “tanah suci” dan bangsa Yahudi dipandang sebagai “manusia pilihan Tuhan”. Asosiasi nilai religius tersebut membuat dukungan kepada Israel seolah-olah merupakan upaya mempertahankan hal yang bersifat sakral. Pandangan ini terbukti memengaruhi keputusan politik hingga level pemerintahan.

Faktor Politik dan Ideologi

Secara politik, Papua Nugini ingin memperkuat posisinya di kancah global dengan mendekat ke Israel dan sekutunya, terutama Amerika Serikat. Dukungan terhadap Israel memberi keuntungan diplomatik, termasuk akses terhadap program bantuan dan investasi.

MUI: Perusakan dan Penjarahan saat Demo Tak Sesuai Ajaran Agama!

MUI: Perusakan dan Penjarahan saat Demo Tak Sesuai Ajaran Agama!

Demo Ricuh Jakarta

Majelis Ulama Indonesia (MUI) bersyukur situasi Indonesia saat ini sudah kembali kondusif pasca aksi demo rusuh 28-30 Agustus 2025. MUI menegaskan, perusakan hingga penjarahan dalam aksi demo sejatinya tak sesuai ajaran agama.

“Sebagai bangsa beragama, sebagai bangsa berbudi luhur karena kekerasan itu, kerusakan itu, penjarahan itu, sesuatu yang tak sesuai dengan UU Negara dan tak sesuai dengan ajaran agama,” ujar Ketum MUI, M Anwar Iskandar bersyukur,  pada wartawan, Senin (15/9/2025).

Anwar mengajak pada semua masyarakat Indonesia untuk bersyukur kehadirat Allah Ta’ala yang telah memberikan nikmat pada semuanya berupa sebuah situasi yang kembali kondusif, kembali aman.

Hal ini kata dia, menjadi bagian penting dari kerja keras Presiden RI, Kapolri dan jajarannya serta seluruh aparat yang terlibat serta akibat dan berkat kesadaran sangat tinggi dari rakyat se-Indonesia.

Oleh karena itu, kita sampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya pada bapak Presiden, pada Kapolri Jenderal Listyo Sigit dan seluruh jajarannya dan seluruh bangsa Indonesia,” tuturnya.

“Menyampaikan aspirasi dan pendapat adalah bagian dari sebuah kebebasan yang dijamin UU”ujar Anwar.

Tapi tentu mesti kita lakukan sesuai aturan, mesti kita lakukan dengan tidak melakukan kekerasan, mesti kita lakukan dengan mengindahkan tata kehidupan yang baik,” sambungnya.

Dia menilai, sebagai bangsa beragama, sebagai bangsa berbudi luhur, masyarakat Indonesia harus mengingat kekerasan itu, kerusakan itu, penjarahan itu sesuatu yang tak sesuai dengan UU Negara dan tak sesuai dengan ajaran agama.

Waspada! Cuaca Ekstrem Akan Landa Sejumlah Wilayah hingga 18 September 

Waspada! Cuaca Ekstrem Akan Landa Sejumlah Wilayah hingga 18 September 

Waspada! Cuaca Ekstrem Akan Landa Sejumlah Wilayah hingga 18 September 

Sejumlah wilayah di Indonesia diprediksi akan dilanda cuaca ekstrem hingga 18 September 2025. Fenomena ini dipicu oleh beberapa dinamika atmosfer.

Seperti, nilai Dipole Mode Index (DMI) negatif, aktivitas gelombang Rossby Ekuator, gelombang Kelvin dan Madden Julian Oscillation (MJO). Lalu, Bibit siklon tropis 93S di Samudra Hindia barat Sumatera dan Pola siklonik di sekitar Kalimantan Utara.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto mengatakan, terdapat 17 wilayah yang berpotensi turun hujan lebat periode 12-14 September.

Sedangkan cuaca ekstrem angin kencang diprediksi melanda Kepulauan Riau, Sulawesi Selatan dan Maluku.

Hujan lebat: Riau, Bangka Belitung, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Kalimantan Barat,”kata Guswanto dalam keterangan tertulisnya, Minggu (14/9/2025).

“Selanjutnya Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Maluku, Papua Tengah, Papua Selatan,”sambungnya.

Sementara periode 15-18 September, hujan lebat diprediksi turun di Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Selatan. Sedangkan angin kencang diprakirakan melanda Kepulauan Riau, Sulawesi Selatan, Maluku.

Adu Kekayaan Calon Menpora Baru Raffi Ahmad dengan Taufik Hidayat, Bak Langit dan Bumi

Adu Kekayaan Calon Menpora Baru Raffi Ahmad dengan Taufik Hidayat, Bak Langit dan Bumi

Harta Kekayaan Raffi Ahmad

Adu kekayaan calon Menpora baru Raffi Ahmad dengan Taufik Hidayat, bak langit dan bumi. Isu reshuffle kabinet yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto memunculkan sejumlah nama calon Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) baru.

Setelah Dito Ariotedjo resmi pamit dari kursinya, beberapa tokoh mulai digadang-gadang sebagai pengganti, termasuk artis sekaligus pengusaha Raffi Ahmad dan Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga, Taufik Hidayat.

Selain kiprah publik keduanya, kekayaan pribadi Raffi dan Taufik juga menjadi sorotan. Berdasarkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN), jumlah aset yang mereka miliki menunjukkan perbedaan yang sangat mencolok.

Harta Kekayaan Taufik Hidayat

Taufik Hidayat, legenda bulu tangkis yang kini menjabat Wamenpora, tercatat memiliki kekayaan sekitar Rp 78,9 miliar. Jumlah tersebut dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada akhir Desember 2024.

Porsi terbesar hartanya berupa tanah dan bangunan senilai Rp 49,8 miliar. Tercatat ada enam bidang properti yang tersebar di Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Bandung Barat, hingga Karawang Barat.

Selain itu, Taufik memiliki kendaraan senilai Rp 3,5 miliar yang terdiri dari tiga mobil dan satu motor. Beberapa di antaranya adalah Volkswagen Tiguan, Toyota Innova Zenix, BMW, dan sepeda motor Honda Beat.

Jakarta Diguyur Hujan Deras, Cilandak Jaksel Terendam Banjir!

Jakarta Diguyur Hujan Deras, Cilandak Jaksel Terendam Banjir!

Jakarta Diguyur Hujan Deras, Cilandak Jaksel Terendam Banjir!

Hujan dengan intensitas deras mengguyur sejumlah wilayah di Jakarta pada Jumat (12/9/2025) sore.  Sebanyak 4 RT di wilayah Cilandak, Jakarta Selatan terendam banjir dengan ketinggian bervariasi 90-145 centimeter.

“Update pukul 18.00 WIB, BPBD mencatat saat ini genangan terjadi di 4 RT,” kata Kapusdatin BPBD DKI Jakarta, M Yohan di Jakarta.

BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan.

“Dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas. Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat,” ungkapnya.

BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112.

“Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop,” tutup Kapusdatin BPBD DKI Jakarta, M Yohan.

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini waspada potensi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat di wilayah Jakarta periode 11-13 September 2025.

Berbasis Kajian Kuat, Ketua DPP Perindo: Kebijakan Ekonomi Perlu Realistis dan Bertahap

Berbasis Kajian Kuat, Ketua DPP Perindo: Kebijakan Ekonomi Perlu Realistis dan Bertahap

Ketua DPP Partai Perindo bidang Ketenagakerjaan dan Pengentasan Kemiskinan Agus Taufiq (foto: dok ist)

Ketua DPP Partai Perindo bidang Ketenagakerjaan dan Pengentasan Kemiskinan, Agus Taufiq, menilai bahwa perubahan orientasi kebijakan ekonomi pemerintah tidak bisa dilakukan secara mendadak. Kebijakan harus dijalankan secara realistis, bertahap, dan berbasis kajian yang kuat.

Agus mengibaratkan pengelolaan ekonomi nasional seperti mengemudikan kendaraan besar. “Untuk setiap tikungan, kendaraan besar harus ambil ancang-ancang panjang dan belok perlahan. Tidak bisa seperti MotoGP yang tiba-tiba banting kiri dan kanan. Begitu juga kebijakan anggaran, tidak bisa berubah mendadak tanpa kalkulasi,” katanya di Jakarta, Kamis (11/9/2025).

Ia menilai pergeseran fokus dari pembangunan infrastruktur menuju ketahanan pangan adalah hal yang wajar, tetapi pemerintah harus memberi waktu adaptasi bagi masyarakat. 

“Rakyat perlu waktu untuk menyesuaikan diri. Tanpa tahapan yang jelas, kebijakan justru akan menimbulkan beban baru,” ujarnya.

Agus menekankan bahwa Partai Perindo, yang dikenal sebagai Partai Kita, mendukung program-program yang memberi manfaat nyata. Program dengan kebutuhan anggaran besar perlu dijalankan secara bertahap, dievaluasi, dan berbasis kebutuhan masyarakat.