Amorim: Saya tak akan diberi waktu sebanyak Arteta di Arsenal

Amorim: Saya tak akan diberi waktu sebanyak Arteta di Arsenal

Arsip – Pelatih Manchester United, Ruben Amorim.

 Pelatih Manchester United (MU) Ruben Amorim mengatakan transformasi Mikel Arteta di Arsenal menginspirasinya, namun pada saat yang sama ia sadar di MU ia tak akan diberi waktu sebanyak pelatih asal Spanyol tersebut dalam membangun sebuah tim.

“Saya tidak akan memiliki waktu yang dimiliki Arteta. Saya merasakannya,” kata Amorim, menjelang pertemuan MU dengan Arsenal di Old Trafford pada Minggu (9/3), dikutip dari laman resmi Liga Inggris, Sabtu.

Menjadi pelatih Arsenal pada Desember 2019, proses Arteta membangun The Gunners tidaklah instan. Arteta berada di bawah tekanan di pertengahan musim penuh pertamanya sebagai pelatih karena hanya memenangkan tiga dari 11 pertandingan di semua kompetisi hingga Boxing Day 2020.

Namun, kepercayaan yang ditunjukkan kepadanya dari manajemen kemudian telah dibayarnya, dengan Arsenal yang selalu menjadi penantang gelar dalam beberapa musim terakhir.

Amorim ingin dirinya diberi waktu seperti Arteta, namun kata dia, di MU tampaknya tak akan mendapatkan perlakuan yang sama.

“Ini klub yang berbeda, jadi kami hanya perlu bertahan hidup, para pemain pada hari Minggu dan saya selama pertandingan ini,” kata pelatih asal Portugal itu.

“Saya pikir ini klub yang berbeda. Saya pikir dalam aspek itu, cara Arteta menanganinya, menjadi inspirasi bagi semua orang. Saya tidak akan memiliki waktu seperti Arteta,” lanjut dia.

The Reds Devils akan menghadapi Arsenal pada hari Minggu (9/3) pukul 23.30 WIB, setelah dua hari mereka bermain pada leg pertama babak 16 besar Liga Europa melawan Real Socieded dengan skor akhir 1-1.

Amorim menjelaskan kondisi timnya saat ini sedang kelelahan setelah melawan Sociedad, namun ia mengatakan kondisi ini tak menyurutkan tekad timnya mengejar kemenangan.

Ia juga mengatakan Liga Europa lebih sulit daripada Liga Champions. Dalam hal ini, bukan tentang persaingannya, melainkan waktu pemulihan yang lebih sedikit dari tim yang bermain di Liga Champions yang biasanya pada hari Selasa atau Rabu.

“Liga Europa jauh lebih sulit daripada Liga Champions. Bukan pertandingannya, tetapi pemulihan untuk bermain di Liga Primer pada akhir pekan, jadi kami harus mengatasinya,” kata Amorim.

Saat ini, Setan Merah ada di posisi ke-14 klasemen sementara dengan 33 poin, sementara Meriam London ada di posisi kedua dengan 54 poin.

IHSG akhir pekan ditutup menguat di tengah pelemahan bursa kawasan

IHSG akhir pekan ditutup menguat di tengah pelemahan bursa kawasan

Ilustrasi – Layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta

 Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat sore ditutup menguat di tengah pelemahan bursa saham kawasan Asia.

IHSG ditutup menguat 18,15 poin atau 0,27 persen ke posisi 6.636,00. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 3,10 poin atau 0,41 persen ke posisi 750,39.

“Presiden Trump mengumumkan semua jenis barang impor asal Meksiko yang tercakup dalam United States-Mexico-Canada Trade Agreement (USMCA), penerus dari pakta perdagangan NAFTA yang dinegosiasikan oleh Pemerintahan Trump pertama, tidak akan dikenai bea masuk selama satu bulan,” sebut Tim Riset Phillips Sekuritas Indonesia dalam kajiannya di Jakarta, Jumat.

Trump kemudian mengklarifikasi bahwa barang-barang USMCA dari Kanada juga akan tercakup dalam pengecualian selama satu bulan.

Dari Eropa, bank sentral Eropa (ECB) menurunkan tiga suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps), masing-masing Deposit Facility Rate menjadi 2.50 persen, Main Refinancing Rate menjadi 2.65 persen dan Marginal Lending Rate menjadi 2.90 persen.

Keputusan ini mencerminkan penilaian terbaru dari prospek inflasi dan transmisi kebijakan moneter.

ECB mengakui bahwa kebijakan moneter menjadi lebih longgar, sehingga meringankan biaya pinjaman bagi dunia usaha dan rumah tangga.

Dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, enam sektor menguat yaitu dipimpin sektor teknologi sebesar 4,95 persen, diikuti oleh sektor barang baku dan sektor properti yang masing-masing naik sebesar 2,51 persen dan 0,99 persen.

Sedangkan, lima sektor turun yaitu sektor transportasi & logistik yang turun sebesar 0,91 persen, diikuti oleh sektor kesehatan dan sektor industri yang masing- masing turun sebesar 0,58 persen dan 0,54 persen.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu SONA, MREI, PUDP, MTFN dan JSPT. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni FORU, KOTA, KONI, PGUN dan INET.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 963.200 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 20,78 miliar lembar saham senilai Rp10,38 triliun. Sebanyak 338 saham naik 260 saham menurun, dan 357 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei melemah 817,76 poin atau 2,17 persen ke 36.887,17, indeks Shanghai menguat 8,55 poin atau 0,25 persen ke 3.372,55, indeks Kuala Lumpur melemah 11,64 persen atau 0,75 poin ke posisi 1,547,, dan indeks Straits Times melemah 20,92 poin atau 0,54 persen ke 3.919,32.

       

BSI bantu makanan dan alat kebersihan untuk korban banjir Jabodetabek

BSI bantu makanan dan alat kebersihan untuk korban banjir Jabodetabek

Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna (tengah) melakukan kunjungan dan memberikan bantuan berupa makanan, bahan pokok, serta perlengkapan sanitasi kebersihan bagi masyarakat yang terkena banjir di Jabodetabek.

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menggelar kegiatan peduli pada korban banjir serta anak yatim di Jabodetabek antara lain dengan membagikan makanan dan alat kebersihan.

Wakil Direktur Utama BSI Bob T Ananta, Direktur Sales and Distribution Anton Sukarna, SEVP Branding and Communication Kemas Erwan Husainy dan SEVP Operation Ana Nurul Khayati sepanjang Selasa dan Rabu (4-5 Maret) membagikan makanan, bahan pokok, perlengkapan sanitasi kebersihan ke korban banjir serta mengajak 2.500 anak yatim makan di gerai makanan, kata siaran pers BSI di Jakarta, Jumat.

Dikatakan, Direktur Sales and Distribution BSI Anton Sukarna pada Selasa (4/3) malam mengunjungi korban banjir di Bekasi untuk memberikan bantuan makanan serta membantu evakuasi karyawan yang terkena musibah banjir.

Selanjutnya pada Rabu (5/3) menyalurkan 500 box makanan buka puasa dan bantuan bahan pokok serta perlengkapan kebersihan untuk sanitasi warga.

“Kami bersimpati atas musibah banjir yang menimpa saudara dan ingin membantu meringankan saudara kita terutama karena sedang berpuasa di Ramadhan. Kegiatan ini sejalan dengan tema perusahaan yang tidak hanya peduli pada aktivitas finansial tapi juga sosial dan spiritual,” kata Anton.

Ia menjelaskan, BSI berkomitmen memberikan kontribusi manfaat bagi semua masyarakat. Khusus pada Ramadhan ini, BSI juga mengajak masyarakat dan nasabah meningkatkan kepedulian dan berkontribusi bagi kemanfaatan yang berkelanjutan melalui instrumen ZISWAF.

Menurut Anton, ZISWAF terus didorong sebagai investasi yang sifatnya sosial dan spiritual. Karena jika dikelola secara bijak dan tepat, maka instrumen ini akan memberikan manfaat bergulir. Nasabah dapat juga melakukan kegiatan peduli melalui aplikasi BYOND by BSI.

Sampai dengan Januari 2025, volume transaksi ZISWAF di mobile banking mencapai 10,5 juta dengan nilai transaksi Rp131 miliar. Selama awal Ramadhan ini, tren kenaikan nominal transaksi ZISWAF diperkirakan naik 60 persen hingga menjelang Lebaran nanti.

Saat ini BSI memfasilitasi layanan ZISWAF lewat BYOND by BSI, yang saat ini memiliki beberapa program unggulan selama Ramadhan di antaranya berbagi paket berbuka dan sahur, berbagi parcel Lebaran, sedekah alat ibadah hingga THR untuk anak yatim.

Anton menambahkan bahwa pada Ramadhan 1446 H, BSI menggandeng sembilan mitra LAZ untuk berbuka puasa bersama 2.500 yatim duafa dari hasil dana nasabah yang dihimpun melalui ZISWAF di BYOND. Kesembilan LAZ tersebut adalah BSI Maslahat, DT Peduli, Rumah Yatim, Rumah Zakat, Sahabat Yatim, Griya Yatim dan Dhuafa, Asar Humanity, LMI dan Yatim Mandiri.

Dalam kesempatan ini, BSI juga bekerja sama dengan 41 restoran Hokben untuk bersama memberikan kebahagiaan bagi 2.500 yatim duafa dalam bentuk makanan berbuka. Kegiatan ini diselenggarakan di Bogor, Serang, Cirebon, Majalengka, Semarang, Magelang, dan berbagai kota lain.

Anton menambahkan, sebagai bentuk transparansi donasi yang telah dilakukan nasabah dan komitmen Good Corporate Governance (GCG), BSI selalu memberikan laporan penyaluran zakat, infak, sedekah dan wakaf (ZISWAF) dari para mitra LAZ.

Selain itu BSI juga menyediakan portofolio ZISWAF bagi nasabah yang ingin mengetahui penyaluran donasi yang disalurkan melalui BYOND yang memberikan nilai tambah sebagai sahabat finansial, sahabat sosial dan sahabat spiritual.

Banjir Jakarta akibat luapan sungai dan curah hujan tinggi kian meluas

Banjir Jakarta akibat luapan sungai dan curah hujan tinggi kian meluas

Foto udara luapan air Sungai Ciliwung yang menggenangi jalan dan permukiman di Jatinegara, Jakarta, Selasa (4/3/2025).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyatakan bahwa banjir yang melanda Jakarta kian meluas hal ini dikarenakan sejumlah sungai di daerah itu meluap serta curah hujan tinggi.

“Kami mencatat saat ini genangan (banjir) terjadi di 114 RT (rukun warga),” kata Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji di Jakarta, Rabu.

Data yang dirilis oleh BPBD DKI Jakarta pada jam 04.00 WIB menyatakan bahwa terdapat empat wilayah di Jakarta yang terendam banjir, yaitu Jakarta Selatan, Timur, Barat, dan Jakarta Pusat.

Isnawa mengatakan bahwa untuk banjir yang terjadi di Jakarta disebabkan hujan intensitas tinggi yang melanda wilayah Jakarta dan sekitarnya sejak Minggu (2/3) dan Senin (3/3), serta pada Selasa (4/3).

Akibat hujan intensitas tinggi tersebut kata Isnawa, mengakibatkan Bendung Katulampa yang berada di Bogor, Jawa Barat, menjadi bahaya dan menyebabkan Sungai Ciliwung meluap.

Kemudian lanjut dia hujan yang terjadi di Jakarta dengan intensitas tinggi menyebabkan sejumlah wilayah terendam banjir.

Berikut 114 RT yang masih terendam banjir hingga Rabu dini hari;

Jakarta Barat terdapat 18 RT yang terdiri dari;

1. Kelurahan Duri Kosambi
Jumlah: 1 RT
Ketinggian: 60 cm
Penyebab: Luapan Kali Angke

2.Kelurahan Kedaung Kali Angke
Jumlah: 4 RT
Ketinggian: 30 cm
Penyebab: Luapan Kali Angke

3. Kelurahan Rawa Buaya
Jumlah: 2 RT
Ketinggian: 150 cm
Penyebab: Curah Hujan Tinggi

4. Kelurahan Kebon Jeruk
Jumlah: 3 RT
Ketinggian: 60-100 cm
Penyebab: Luapan Kali Pesanggrahan

5. Kel. Kedoya Selatan
Jumlah: 4 RT
Ketinggian: 90 cm
Penyebab: Curah Hujan Tinggi dan Luapan Kali Pesanggrahan

6. Kelurahan Kembangan Selatan
Jumlah: 2 RT
Ketinggian: 60 cm
Penyebab: Luapan Kali Angke​​​​​​​

7. Kelurahan Kembangan Utara
Jumlah: 2 RT
Ketinggian: 60 s.d 80 cm
Penyebab: Luapan Kali Angke

Jakarta Pusat terdapat 2 RT yang terdiri dari;

1. Kelurahan Petamburan
Jumlah: 2 RT
Ketinggian: 40 cm
Penyebab: Luapan PHB​​​​​​​

Jakarta Selatan terdapat 44 RT yang terdiri dari;

1. Kelurahan Lenteng Agung
Jumlah: 2 RT
Ketinggian: 30 cm
Penyebab: Luapan Kali Ciliwung​​​​​​​

2. Kelurahan Cipulir
Jumlah: 1 RT
Ketinggian: 70 cm
Penyebab: Luapan Kali Pesanggrahan

3. Kelurahan Pondok Pinang
Jumlah: 5 RT
Ketinggian: 100 cm
Penyebab: Curah Hujan Tinggi dan Luapan Kali Pesanggrahan

4. Kelurahan Pengadegan
Jumlah: 1 RT
Ketinggian: 310 cm
Penyebab: Luapan Kali Ciliwung​​​​​​​

5. Kelurahan Rawajati
Jumlah: 7 RT
Ketinggian: 90-250 cm
Penyebab: Luapan Kali Ciliwung​​​​​​​

6. Kelurahan Pejaten Timur
Jumlah: 6 RT
Ketinggian: 30-120 cm
Penyebab: Luapan Kali Ciliwung​​​​​​​

7. Kelurahan Bintaro
Jumlah: 6 RT
Ketinggian: 100 cm
Penyebab: Luapan Kali Pesanggrahan

8. Kelurahan Pesanggrahan
Jumlah: 8 RT
Ketinggian: 60 cm
Penyebab: Luapan Kali Pesanggrahan

9. Kelurahan Kebon Baru
Jumlah: 3 RT
Ketinggian: 60-200 cm
Penyebab: Luapan Kali Ciliwung​​​​​​​

10. Kelurahan Manggarai
Jumlah: 5 RT
Ketinggian: 45-125 cm
Penyebab: Luapan Kali Ciliwung.

Jakarta Timur terdapat 50 RT yang terdiri dari;

1. Kelurahan Bidara Cina
Jumlah: 3 RT
Ketinggian: 180-220 cm
Penyebab: Luapan Kali Ciliwung​​​​​​​

2. Kelurahan Kampung Melayu
Jumlah: 38 RT
Ketinggian: 40-250 cm
Penyebab: Luapan Kali Ciliwung​​​​​​​

3. Kelurahan Cawang
Jumlah: 7 RT
Ketinggian: 160-260 cm
Penyebab: Luapan Kali Ciliwung​​​​​​​

4. Kelurahan Cililitan
Jumlah: 2 RT
Ketinggian: 220-230 cm
Penyebab: Luapan Kali Ciliwung.

Kondisi Paus Fransiskus tetap stabil di hari ke-17 dirawat di RS

Kondisi Paus Fransiskus tetap stabil di hari ke-17 dirawat di RS

Pemimpin spiritual Gereja Katolik sekaligus kepala negara Kota Vatikan, Paus Fransiskus

Paus Fransiskus menjalani hari Minggu dengan tenang setelah mengalami krisis pernapasan dan penurunan kondisi pada awal pekan, dan Vatikan melaporkan bahwa kondisinya kini mulai stabil.

Dalam pernyataan resmi, Vatikan menyampaikan perkembangan kesehatan pemimpin spiritual Gereja Katolik berusia 88 tahun sekaligus kepala Kota Vatikan, yang telah menjalani perawatan di Rumah Sakit Gemelli, Roma, selama 17 hari akibat bronkitis parah yang berkembang menjadi pneumonia ganda dan menyerang kedua paru-parunya.

“Hari ini, kondisi klinis Bapa Suci tetap stabil. Paus tidak memerlukan ventilasi mekanis non-invasif, hanya membutuhkan suplai oksigen aliran tinggi. Beliau tidak mengalami demam,” kata Vatikan dalam sebuah pernyataan.

“Pagi ini, Bapa Suci mengikuti Misa Kudus bersama para tenaga medis yang merawatnya selama masa perawatan. Setelahnya, beliau bergantian beristirahat dan berdoa,” tambah pernyataan tersebut.

Direktur Kantor Pers Tahta Suci, Matteo Bruni, mengonfirmasi bahwa Paus menerima kunjungan Kardinal Sekretaris Negara Pietro Parolin dan Wakil Urusan Umum Sekretariat Negara, Uskup Agung Edgar Pena Parra.

Jorge Mario Bergoglio terpilih sebagai penerus Paus Benediktus XVI pada 13 Maret 2013 dalam usia 76 tahun dan kemudian memilih nama Fransiskus.

Linimasa perawatan Paus Fransiskus

Paus Fransiskus mulai dirawat di rumah sakit sejak 14 Februari akibat pneumonia ganda.

Pada 18 Februari, Vatikan mengumumkan bahwa kondisinya semakin rumit akibat penyakit tersebut

Pada 21 Februari, dokter menyatakan bahwa nyawa Paus tidak dalam bahaya langsung, tetapi masih belum sepenuhnya aman.

Sehari setelahnya, kondisinya dikabarkan kritis setelah mengalami krisis pernapasan yang berkepanjangan, mirip dengan serangan asma.

Pada 24 Februari, meskipun kondisi Paus tetap kritis, Vatikan mencatat adanya sedikit perbaikan. Sehari kemudian, kondisinya dinyatakan kritis namun stabil.

Pada 26 dan 27 Februari, Vatikan melaporkan bahwa kesehatan Paus mulai membaik.

Dalam pernyataan pada Jumat malam, Vatikan mengungkapkan bahwa Paus menjalani prosedur bronko-aspirasi akibat krisis bronkospasme dan mulai menerima tindakan ventilasi mekanis non-invasif untuk memastikan pertukaran aliran napas yang optimal — yakni asupan oksigen dan pengeluaran karbon dioksida yang memadai — dan menunjukkan respons positif terhadap perawatan tersebut.

Sejak Sabtu, kondisi Paus tetap stabil, meskipun prognosisnya masih dijaga dengan hati-hati.

Paus Fransiskus pertama kali dirawat di Rumah Sakit Gemelli pada 2021 untuk menjalani operasi usus besar. Dalam beberapa tahun terakhir, ia sering menggunakan kursi roda akibat nyeri lutut.

Pada 2023, ia sempat dua kali menjalani perawatan di rumah sakit — pertama akibat masalah pernapasan yang menyebabkan sesak napas, kemungkinan terkait bronkitis, dan kedua untuk operasi hernia di perut yang memerlukan

Komisi I DPR undang tiga pakar guna dengar masukan untuk RUU TNI

Komisi I DPR undang tiga pakar guna dengar masukan untuk RUU TNI

Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto memimpin rapat dengar pendapat umum (RDPU) terkait dengan RUU TNI di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (3/2/2025

Komisi I DPR RI mengundang tiga pakar atau akademisi guna mendengar masukan untuk pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Tiga pakar yang diundang tersebut adalah Mayjen TNI Purn. Dr. rer. pol. Rodon Pedrason, M.A. (Advisor Defense Diplomacy Strategic Forum), Teuku Rezasyah, Ph.D. (Indonesia Centre for Democracy Diplomacy and Defence), dan Dr. Kusnanto Anggoro (Centre for Geopolitics Risk Assessment).

“Kami tidak minta persetujuan ini terbuka atau tertutup karena ini bagian dari meaningful participation,” kata Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto di kompleks parlemen, Jakarta, Senin.

Utut Adianto mengatakan bahwa pembahasan RUU TNI harus menyerap aspirasi agar memenuhi syarat untuk hak untuk menyampaikan masukan, hak untuk dipertimbangkan, dan hak untuk menjelaskan agar tidak terjadi protes seperti pembahasan UU Cipta Kerja.

“Dalam Undang-Undang Cipta Kerja, Mahkamah Konstitusi meminta pembuat undang-undang mengulang karena minim partisipasi yang dianggap belum memenuhi syarat,” kata dia.

Sementara itu, Rodon merupakan pakar yang paling pertama diminta untuk menyampaikan aspirasinya. Dia menilai bahwa Pasal 47 UU TNI terkait dengan jabatan yang bisa diisi oleh TNI harus diperbarui agar tak timbulkan polemik.

Sesuai dengan Undang-Undang Dasar NRI Tahun 1945, menurut dia, TNI merupakan alat pertahanan negara yang menjaga tentang kepentingan nasional, yaitu tentang kedaulatan negara keutuhan wilayah dan keselamatan anak bangsa.

“Kebutuhan-kebutuhan sumber daya manusia lebih pada pengalaman empirik yang saya lihat tentu saja ada rencana percepatan-percepatan dari pemerintah,” kata dia.

Sebelumnya, Rapat Paripurna DPR RI menyetujui Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia (TNI) masuk Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2025.

“Kami meminta persetujuan rapat paripurna hari ini terhadap RUU tersebut diusulkan masuk pada Program Legislasi Nasional RUU Prioritas Tahun 2025, apakah dapat disetujui?” tanya Wakil Ketua DPR RI Adies Kadir yang memimpin rapat paripurna di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/2).

Adies Kadir mengatakan bahwa pembahasan RUU TNI selanjutnya ditugaskan kepada Komisi I DPR RI selaku alat kelengkapan dewan dengan ruang lingkup tugas mencakup bidang pertahanan, luar negeri, komunikasi dan informatika, dan intelijen.

Doa ziarah kubur orang tua yang singkat dan mudah dihafal

Doa ziarah kubur orang tua yang singkat dan mudah dihafal

Arsip foto – Sejorang perempuan membacakan doa saat ziarah kubur usai melaksanakan shalat Id di Makam Sekar Kedaton, Manado, Sulawesi Utara, Kamis (13/5/2021).

Menjelang bulan Ramadhan, tradisi ziarah kubur menjadi salah satu tradisi bagi umat Muslim untuk mengenang dan mendoakan orang tua yang telah tiada.

Dalam kunjungan ke makam ini, doa ziarah kubur yang singkat dan mudah dihafal menjadi amalan yang istimewa sebagai hadiah bagi mereka di alam kubur.

Ziarah kubur dapat menjadi wujud hormat dan kasih sayang seorang anak kepada orang tua yang telah wafat.

Awalnya, Rasulullah SAW melarang untuk ziarah kubur, namun kemudian menganjurkannya karena dapat mengingatkan manusia akan kematian. Larangan ini pun menjadi nasikh-mansukh (perubahan) dan hukumnya sunnah.

Dalam sebuah hadits, Rasulullah bersabda:

Dahulu saya melarang kalian berziarah kubur, tapi (sekarang) berziarahlah kalian, sesungguhnya ziarah kubur dapat melunakkan hati, menitikkan (air) mata, mengingatkan pada akhirat, dan janganlah kalian berkata buruk (pada saat ziarah)” (HR. Hakim).

Ziarah kubur memiliki kedudukan khusus dalam Islam, terutama saat mengunjungi makam orang tua. Rasulullah SAW pun pernah berziarah ke makam ibunya. Ziarah kubur mengingatkan akan kematian yang akan terjadi pada kita kelak.

Doa ziarah kubur orang tua yang singkat

Terdapat beberapa pilihan doa ziarah kubur yang singkat dan mudah dihafal, yang dapat diamalkan saat mengunjungi makam orang tua. Berikut salah satu doa ziarah kubur yang singkat:

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهِ مِنَ الذُّنُوبِ والْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنَ

الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ، وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ، وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ، وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ عَذَابِ النَّار, وَافْسَحْ لَهُ فِي قَبْرِهِ، ونَوِّرْ لَهُ فِيهِ

Allahummaghfìrlahu war hamhu wa ‘aafìhii wa’fu anhu, wa akrim nuzuulahu wawassi’ madholahu, waghsilhu bil maa’i watssalji walbaradi, wa naqqihi, minaddzzunubi wal khathaya kamaa yunaqqatssaubul abyadhu mìnad danasi.

Wabdilhu daaran khairan mìn daarihi wa zaujan khairan mìn zaujihi. Wa adkhilhul jannata wa aidzhu min adzabil qabri wa min adzabinnaari wafsah lahu fì qabrihi wa nawwir lahu fìhi.”

Artinya: “Ya Allah, berilah ampunan dan rahmat kepadanya. Berikanlah keselamatan dan berikanlah maaf kepadanya. Berikanlah kehormatan untuknya, luaskanlah tempat masuknya. Mandikanlah dia dengan air, es, dan embun. Bersihkanlah dia dari kesalahan sebagaimana Engkau bersihkan baju yang putih dari kotoran. Gantikanlah untuknya rumah yang lebih baik dari rumahnya, istri yang lebih baik dari istrinya. Masukkanlah dia ke dalam surga, berikanlah perlindungan kepadanya dari azab kubur dan azab neraka. Lapangkanlah baginya dalam kuburnya dan terangilah dia di dalamnya.” (HR. Muslim).

Setelah itu, dapat melafalkan doa kedua orang tua, sebagai berikut:

رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِيْ صَغِيْرَا

Rabbighfir li, wa li walidayya, warham huma kama rabbayani shaghira.

Artinya: :Tuhanku, ampunilah dosaku dan (dosa) kedua orang tuaku. Sayangilah keduanya sebagaimana keduanya menyayangiku di waktu aku kecil.”

Mengungkap kearifan lokal Indonesia dalam mengelola gula aren yang berkelanjutan

Mengungkap kearifan lokal Indonesia dalam mengelola gula aren yang berkelanjutan

Aktivis lingkungan menggelar aksi damai di depan Kedutaan Besar Jepang di Jakarta pada Jumat (7 Juni 2024), 

Banyak orang di seluruh dunia mungkin masih bertanya-tanya tentang lokasi geografis Provinsi Banten dan Gorontalo.

Kedua provinsi ini merupakan bagian dari Indonesia tetapi terletak di pulau yang berbeda — Banten terletak di Pulau Jawa, sedangkan Gorontalo berada di Pulau Celebes (Sulawesi). Keduanya termasuk di antara 38 provinsi di Indonesia.

Secara historis, masyarakat lokal di wilayah ini telah terlibat dalam kombinasi kehutanan, pertanian, dan perikanan. Mereka memanen rempah-rempah dari hutan dan ladang pada siang hari dan menghabiskan sebagian waktu mereka untuk memancing di danau atau laut terdekat.

Cara hidup tradisional ini telah berkembang menjadi bentuk kearifan lokal yang menyelaraskan aktivitas manusia dengan lingkungan. Pada zaman dahulu, masyarakat lokal terutama melakukan perjalanan melalui laut untuk perdagangan domestik dan internasional.

Baik Banten maupun Gorontalo merupakan rumah bagi banyak warisan, termasuk Hukum Daerah kuno yang mengatur bagaimana orang menggunakan, menavigasi, dan melakukan perdagangan melalui laut, yang disebut sebagai Ammana Gappa (1697-1723).

Undang-undang ini, yang ditetapkan oleh penguasa Wajo di Makassar, menjadi dasar bagi peraturan perdagangan maritim regional. Seiring berjalannya waktu, undang-undang ini menjadi rujukan utama dalam pembahasan hukum maritim internasional, yang akhirnya memengaruhi Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut (UNCLOS) pada tahun 1982.

Selama perjuangan Indonesia untuk kedaulatan atas perairannya, para pendiri bangsa memainkan peran penting dalam negosiasi diplomatik untuk mengamankan pengakuan internasional atas perairan teritorial dan internal Indonesia.

Selain itu, masyarakat setempat berhasil mengembangkan Kapal Tinggi Pertama pada abad ke-14 yang disebut Pinisi (Kapal Layar Indonesia), yang telah diakui UNESCO sebagai budaya tak benda dunia milik manusia.

Sementara itu, di Provinsi Banten, karakter yang sama juga ditemukan, terutama pada masa Kerajaan Nusantara ketika utusan Sultan Banten beserta rombongan (perwakilan penguasa Banten) pada abad ke-16 (seperti yang tercatat dalam The Diary Of John Evelyn, 31 Oktober 1620-27 Februari 1706) berlayar mengarungi lautan internasional untuk mengunjungi hubungan-hubungan di Afrika dan disambut oleh Raja Charles II.

Selain bepergian, masyarakat Banten gemar menjelajahi hutan dan beraktivitas di persawahan dan ladang untuk menghasilkan rempah-rempah yang menarik minat para pedagang internasional.

Sebagaimana dicatat oleh banyak sejarawan, Kepulauan Jawa dan Sulawesi terkenal sebagai pusat pemerintahan kerajaan dan sumber bahan rempah-rempah organik, yang menarik banyak pengunjung untuk berbisnis dengan masyarakat setempat selama masa Kerajaan Nusantara sebelum Indonesia merdeka pada 17 Agustus 1945.

Istilah “Nusantara” telah diadopsi sebagai nama ibu kota baru Indonesia, yang terletak di Pulau Kalimantan.

Pertemuan pribadi dengan kearifan lokal

Saya berkesempatan mengunjungi Banten dan Gorontalo beberapa kali. Kunjungan pertama saya ke Sulawesi adalah ke Kendari pada tahun 1991, dilanjutkan dengan kunjungan ke Boalemo, Gorontalo, pada tahun 2016 dan 2017. Sementara itu, saya juga sering berkunjung ke Banten, karena Banten merupakan kampung halaman orang tua saya dan dekat dengan Jakarta, tempat saya tinggal.

Selama kunjungan tersebut, saya sangat terkesan dengan cara kedua masyarakat setempat ini, di bawah pengawasan pemerintah daerahnya, mengelola tanaman hutan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi sehari-hari mereka.

Pohon aren merupakan salah satu jenis pohon hutan produktif yang tumbuh subur di wilayah ini. Pohon ini masih banyak tumbuh di Gorontalo dan Banten. Secara topografi, kedua wilayah ini bergunung-gunung dan masih memiliki beberapa pohon hutan, yang sejak awal telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat setempat.

Kedua masyarakat di provinsi ini menunjukkan keahlian yang luar biasa dalam melestarikan dan memanfaatkan keanekaragaman hayati hutan, menghasilkan keuntungan yang tidak hanya menguntungkan secara ekologis tetapi juga menguntungkan secara ekonomi dan sosial.

Namun, seiring berjalannya waktu, muncul tantangan baru. Kekayaan keanekaragaman hayati di wilayah ini semakin terancam akibat perambahan dan pertumbuhan penduduk yang cepat. Seiring dengan meningkatnya permintaan lahan untuk mengakomodasi perluasan pemukiman, tekanan terhadap ekosistem hutan pun meningkat.

Beruntungnya, pada kurun waktu 2015-2017, saya mengamati sebuah penelitian strategis yang dilakukan oleh Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup dalam Program Desa Mandiri Berbasis Aren.

Proyek ini berhasil memobilisasi masyarakat setempat untuk mengelola aset hutan melalui pengelolaan gula aren guna mendukung kohesivitas ekonomi dan sosial masyarakat setempat. Masyarakat dilatih untuk mengolah nira air menjadi bioetanol.

Hasilnya sungguh luar biasa. Proyek ini berhasil menghasilkan sedikitnya 500 liter bioetanol dari 2.500 liter nira/nira. Selain bioetanol, masyarakat setempat terbiasa memproduksi kolang kaling sebagai makanan segar dan juga gula aren, yang keduanya memiliki kualitas tinggi dari segi manfaat kesehatan dan ekonomi. Residu dari proses produksi ini juga diolah menjadi pupuk dan produk biomassa.

Tindakan yang diambil oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sejalan erat dengan visi dan misi global untuk melindungi Bumi dari perubahan iklim, polusi, dan pemanasan global yang disebabkan oleh penggunaan bahan bakar fosil.

Pada tahun 2022, Sekretaris Jenderal PBB memperingatkan tentang konsekuensi bencana jika gagal mengatasi perubahan iklim. Dunia sangat membutuhkan solusi energi bersih untuk mencegah krisis lingkungan dan kemanusiaan. Namun, untuk mencapai tujuan ini diperlukan tindakan kolektif di tingkat global.

Di tingkat nasional, pemerintah Indonesia telah berkomitmen untuk meningkatkan porsi biofuel dalam bauran energinya, dengan target 31 persen pada tahun 2050. Namun, transisi ini penuh tantangan, karena industri energi di negara ini masih sangat bergantung pada bahan bakar fosil.

Oleh karena itu, para pemangku kepentingan energi Indonesia dan pihak terkait mendukung cara-cara kreatif untuk memanfaatkan biomassa dan bioproduk.

Sejalan dengan upaya di atas, cukup menggembirakan ketika semua pemangku kepentingan di daerah tetap waspada dan aktif dalam menjaga proyek yang ada, meskipun produksi bioetanol dari nira aren masih rendah atau stagnan.

Pengakuan dan kolaborasi internasional

Untuk lebih mempromosikan pengelolaan gula aren berkelanjutan di Indonesia dan secara global, beberapa lembaga utama –termasuk Kementerian Luar Negeri, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Fakultas Teknik Universitas Indonesia, Universitas Negeri Gorontalo, dan SESRIC-OIC (berbasis di Turki)– telah berkolaborasi untuk menyelenggarakan webinar internasional pada 26 Februari 2025.

Langkah konkret ini telah menjadi rujukan bagi sedikitnya peserta dari 26 negara dan empat badan internasional (FAO dan tiga badan di OKI) yang hadir.

Langkah ini menjadi lebih bermakna dengan upaya narasumber dari Indonesia dan tim dalam memobilisasi sumber daya manusia dan alam, terutama dalam mengelola wilayah yang tergolong terpencil dan rentan. Wilayah-wilayah tersebut, meskipun memiliki tantangan dalam hal kualitas sumber daya manusia dan juga lingkungan, kaya akan keanekaragaman hayati.

Berbekal tekad, pengetahuan, dan dukungan para ayah dan ibu yang berkolaborasi dengan tim pentahalix, diyakini bahwa Indonesia terus memainkan peran penting dalam memberikan kontribusi baik bagi pembangunannya sendiri maupun dunia.

Saya sangat yakin bahwa pelestarian keanekaragaman hayati merupakan aset nasional yang strategis dan harus dioptimalkan oleh masyarakat Indonesia. Sudah seharusnya para pemimpin nasional dan daerah memprioritaskan isu ini dan mengintegrasikannya ke dalam program-program praktis yang berimbang.

Pohon aren, sebagai salah satu jenis palem dari sekitar ribuan bahkan jutaan flora di dunia, merupakan anugerah yang harus dilestarikan dan bahkan dikembangkan, sebagaimana jenis-jenis flora bermanfaat lainnya.

Saya berharap seluruh komponen bangsa, baik pemerintah, swasta, individu, maupun pihak-pihak terkait, baik di dalam maupun di luar negeri, memiliki arah dan misi yang sama untuk mengelola kearifan lokal secara berkelanjutan.

Dengan membangun visi dan misi bersama, kita dapat memastikan pendekatan yang berimbang terhadap ketahanan pangan, energi bersih, pelestarian lingkungan, dan pemberdayaan sosial berkelanjutan bagi masyarakat di seluruh Indonesia dan sekitarnya.

Pemerintah RI tekankan pentingnya pemerataan pembangunan infrastruktu

Pemerintah RI tekankan pentingnya pemerataan pembangunan infrastruktur

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo saat memberikan pengarahan pada retret kepala daerah di Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah, Kamis (27 Februari 2025).

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menekankan pentingnya pemerataan pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah Indonesia.

Pernyataan itu disampaikannya saat memberikan pengarahan kepada para kepala daerah dalam retret di Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah, Kamis.

Menurut Hanggodo, pembangunan infrastruktur tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga untuk meningkatkan daya saing suatu daerah.

“Pembangunan infrastruktur tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga berperan dalam meningkatkan daya saing dan pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia,” katanya.

Ia menambahkan, infrastruktur yang memadai dapat berdampak pada pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat. Dengan demikian, pembangunan daerah dapat dilakukan secara optimal dengan memperhatikan karakteristik masing-masing daerah.

“Termasuk penguatan fungsi tematik kota. Semua itu terutama ditujukan untuk bagaimana kemudian meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Selain menekankan pentingnya pemerataan pembangunan, ia juga menyebutkan sejumlah tantangan pembangunan infrastruktur. Salah satunya adalah indeks daya saing Indonesia yang masih tertinggal dibandingkan negara tetangga.

Tantangan lainnya adalah pertumbuhan penduduk dan urbanisasi yang tinggi, yang telah memperlebar jurang antara kota dan desa. Oleh karena itu, ia berharap para kepala daerah dapat mengatasi masalah tersebut dengan bantuan perencanaan yang tepat.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pusat dalam membangun sistem transportasi yang efektif dan efisien.

“Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah merupakan faktor kunci untuk mewujudkan sistem transportasi yang efektif, efisien, aman, terjamin, dan berkelanjutan,” ujarnya.