Prabowo Kelakar PKB Perlu Diawasi, Cak Imin: Itu Bercanda

Prabowo Kelakar PKB Perlu Diawasi, Cak Imin: Itu Bercanda

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar angkat bicara terkait pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang sempat menyebut partainya perlu diawasi.

Pria yang akrab disapa Cak Imin itu menegaskan bahwa pernyataan tersebut hanyalah candaan.

“Enggak, bercanda, bercanda,” kata Cak Imin di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa 6 Januari 2026.

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) itu menyebut candaan semacam itu hal yang biasa dan kerap disampaikan oleh Prabowo.

“Sering begitu, bercanda begitu lah. Gojlokan begitu,” ujarnya.

Cak Imin memastikan tidak akan ada manuver yang dilakukan dirinya maupun PKB ke depan. Oleh karena itu, ia menilai tidak perlu ada pengawasan sebagaimana candaan Prabowo tersebut.

“(Manuver) Enggak, enggak. Bercanda begitu-begitu biasa lah. Sering begitu,” pungkasnya.

Banjir di Kalsel, Korban Meninggal Dapat Santunan Rp15 Juta

Banjir di Kalsel, Korban Meninggal Dapat Santunan Rp15 Juta

Korban banjir di Kalsel (Foto: Dok/Binti M)

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan pemerintah telah menyiapkan mekanisme penanganan bencana yang berjenjang bagi korban banjir di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), mulai dari fase tanggap darurat hingga rehabilitasi dan rekonstruksi.

Ia menjelaskan bantuan disalurkan berdasarkan hasil asesmen bersama pemerintah daerah dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). “Bagi yang meninggal dunia ada santunan Rp15 juta yang diterima oleh ahli waris. Kemudian, ada dukungan bagi yang luka-luka berat itu sebesar Rp5 juta,” ujarnya.

Pada tahap rekonstruksi, rumah warga akan diklasifikasikan dalam kategori rusak berat, sedang, dan ringan. Pemerintah juga akan menyiapkan hunian sementara bagi warga yang rumahnya rusak berat.

“Nah, setelah itu nanti jika memang dibutuhkan tentu akan ada huntara (hunian sementara). Ini kan tempat pengungsian, tapi nanti juga ada bantuan untuk menunggu rumah-rumah yang rusak berat bisa dibangun kembali,” kata Gus Ipul.

Keluarga terdampak yang telah menempati huntara atau huntap akan menerima bantuan lanjutan berupa pengisian rumah, jaminan hidup (jadup), dan pemberdayaan ekonomi.

Polisi Belum Bisa Pastikan Penyebab Tewasnya Satu Keluarga di Tanjung Priok

Polisi Belum Bisa Pastikan Penyebab Tewasnya Satu Keluarga di Tanjung Priok

Lokasi satu keluarga tewas di Tanjung Priok

Pihak kepolisian hingga kini belum bisa menyimpulkan penyebab tewasnya satu keluarga di dalam rumah kontrakan di Tanjung Priok, Jakarta Utara.

“Untuk dugaan penyebab kematian belum bisa kami sampaikan saat ini karena proses analisis dan pemeriksaan masih berlangsung,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Onkoseno, Jumat (2/1/2026).

Terkait kemungkinan kematian akibat keracunan, pihak kepolisian masih belum berani memastikan. Korban masih terus dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Ya, ini masih dalam proses pemeriksaan. Belum bisa kami simpulkan,” ujarnya.

Polisi Tangkap 2 Kurir Sabu 100 Kg Bermodus Towing Mobil di Bekasi

Polisi Tangkap 2 Kurir Sabu 100 Kg Bermodus Towing Mobil di Bekasi

Polisi Tangkap 2 Kurir Sabu 100 Kg Bermodus Towing Mobil di Bekasi (Nur Khabibi)

Polres Metro Jakarta Pusat menangkap dua kurir sabu di kawasan Bekasi, Jawa Barat. Mereka menggunakan modus menyimpan sabu dalam mobil yang ditowing. 

1. Kurir Sabu Modus Towing Mobil

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Brigjen Susatyo Purnomo Condro mengatakan, penangkapan ini bermula dari adanya informasi truk towing yang membawa lima mobil pada 24 Desember 2025. Truk tersebut membawa sabu dari Medan menuju Jakarta yang rencananya diedarkan pada malam pergantian tahun. 

“Membawa lima mobil dan salah satu mobilnya itu terdapat sabu,” kata Susatyo saat konferensi pers di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Rabu (31/12/2025). 

“Kemudian setelah menyeberang dari Lampung kemudian sampai ke Banten, dibuntuti, kemudian dilakukan penangkapan di Summarecon Bekasi, Jam 13.00 WIB,” katanya.

Dari operasi tersebut, ditangkap satu tersangka dengan inisial MJ (29) dengan sejumlah barang bukti termasuk puluhan kemasan sabu. 

“Barang bukti 50 bungkus plastik kemasan warna emas bergambar durian dengan berat bruto 53,185 kilogram, kemudian dua unit handphone dan satu mobil Xpander” ujarnya. 

Diketahui, Xpander merupakan tempat sabu disembunyikan. 

Susatyo menambahkan, pihaknya kemudian mendapati informasi akan pengiriman sabu dengan modus serupa berdasarkan keterangan MJ. 

Selanjutnya, pada 26 Desember 2025 polisi menagkap IS (41) di kawasan Tambun, Bekasi, Jawa Barat. 

“Barang bukti 49 bungkus plastik warna hitam bergambar durian, dengan berat bruto 50,006 kilogram. Satu mobil Pajero—ini ya Pajero—Pajero yang digunakan, di mana dimasukkan ke dalam dashboard, ditata rapi baik itu dashboard belakang, dashboard samping,” ucapnya. 

Pimpinan DPR Gelar Rakor Pemulihan Pascabencana Aceh

Pimpinan DPR Gelar Rakor Pemulihan Pascabencana Aceh

Pimpinan DPR Gelar Rakor Pemulihan Pascabencana Aceh (foto: dok ist)

Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menggelar rapat koordinasi bersama Satuan Tugas Pemulihan Pascabencana di Aceh, Selasa (30/12/2025). Rapat dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad.

Dalam rapat tersebut, turut hadir Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo, dan Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhy.

Selain itu, hadir pula Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa, Utusan Khusus Presiden Bidang Kepemudaan Raffi Ahmad, hingga Kepala Satuan Tugas Darurat Jembatan, Jenderal Maruli Simanjuntak.

6 Jembatan Bailey di Aceh Rampung, 12 Titik Lainnya Dikebut Pemerintah

6 Jembatan Bailey di Aceh Rampung, 12 Titik Lainnya Dikebut Pemerintah

6 Jembatan Bailey di Aceh Rampung (foto: dok ist)

 Sebanyak enam jembatan bailey di Provinsi Aceh rampung 100% dibangun pascabencana banjir dan longsor hingga Sabtu (27/12/2025). Rinciannya, lima jembatan berada di Kabupaten Bireuen dan satu jembatan di Kabupaten Bener Meriah.

Berikutnya, Jembatan Jeumpa/Cot Bada yang menghubungkan ruas jalan Peudada menuju Bireuen. Kemudian, Jembatan Matang Bangka yang menghubungkan Gampong Matang Bangka dengan Matang Teungoh. Terakhir, Jembatan Kutablang yang menghubungkan ruas jalan Bireuen–Lhokseumawe telah menunjukkan progres signifikan dengan capaian 98 persen dan segera rampung.

Sementara itu, di Kabupaten Bener Meriah, jembatan bailey yang telah rampung 100 persen adalah Jembatan Weh Pase. Jembatan tersebut menghubungkan ruas jalan Aceh Utara–Bener Meriah.

Seiring dengan rampungnya enam jembatan tersebut, pemerintah juga terus mempercepat pembangunan 12 jembatan bailey lainnya guna membuka kembali akses darat di wilayah terdampak bencana.

Kejagung Serahkan Rp6,6 Triliun dan 800 Ribu Hektare Lahan ke Negara

Kejagung Serahkan Rp6,6 Triliun dan 800 Ribu Hektare Lahan ke Negara

Kejagung Serahkan Rp6,6 Triliun dan 800 Ribu Hektare Lahan ke Negara (Ari Sandita)

 Kejaksaan Agung (Kejagung) RI menyerahkan uang sebanyak Rp6,6 triliun dan 800 ribu lebih hektar lahan ke negara pada Rabu (24/12/2025) ini. Penyerahan uang dan lahan hasil capaian kerja Satgas PKH (Penertiban Kawasan Hutan) itu diserahkan Jaksa Agung, ST Burhanuddin ke kementerian terkait. Penyerahan ini disaksikan Presiden RI, Prabowo Subianto.

1. Serahkan Rp6,6 Triliun ke Negara

Setidaknya, ada 3 poin penyerahan hasil capaian Satgas PKH terhadap Presiden di Gedung Bundar Kejagung. Pertama, penyerahan hasil penguasaan kembali kawasan hutan tahap V dengan total luasan 896.969,143 ha. Kedua, penyerahan uang hasil penagihan denda administratif kehutanan oleh Satgas PKH sebesar Rp2.344.965.750.000.

Ketiga, penyerahan uang hasil penyelamatan keuangan negara atas penanganan perkara tindak pidana korupsi oleh Kejagung sebesar Rp4.280.328.440.469,74. Adapun dalam kurun waktu 10 bulan, Satgas PKH telah menorehkan capaiannya.

Pertama, menguasai kembali lahan perkebunan seluas 4.081.560,58 ha atau mencapai lebih dari 400 % dari target yang ditetapkan dengan nilai indikasi lahan yang telah dikuasai kembali mencapai lebih dari Rp150 triliun. 

Kedua, menyerahkan lahan kawasan hutan hasil Penguasaan Kembali kepada kementerian terkait seluas 2.482.220,343 Ha dengan rincian diserahkan pengelolaan kepada PT Agrinas Palma Nusantara, seluas 1.708.033,583 Ha, lahan perkebunan kelapa sawit.

Lalu, diserahkan kepada Kementerian terkait untuk dilakukan pemulihan kembali, seluas 688.427 Ha yang merupakan lahan kawasan hutan konservasi. Berikutnya, diserahkan kepada kementerian terkait untuk dihutankan 81.793,00 yang merupakan lahan kawasan Taman Nasional Tesso Nilo.
 

Jembatan Bailey ke-10 di Bireuen Rampung, Hubungkan Dua Gampong yang Terputus Akibat Banjir

Jembatan Bailey ke-10 di Bireuen Rampung, Hubungkan Dua Gampong yang Terputus Akibat Banjir

Jembatan Bailey di Bireuen telah rampung dan beroperasi.

Gampong (Desa) Matang Bangka dan Gampong Matang Teungoh di Bireuen kini telah kembali terhubung setelah terputus akibat banjir bandang yang menerjang pada akhir November. Banjir dahsyat tersebut memutus jembatan yang menghubungkan kedua gampong.

Pada Minggu (21/12/2025) malam, motor dan mobil mengantre untuk melintasi Jembatan Bailey yang baru selesai dibangun oleh prajurit zeni TNI dari Kodam Iskandar Muda. Ini adalah Jembatan Bailey ke-10 yang berhasil dirampungkan para personel TNI.

Senyum tersimpul di wajah warga yang berlalu-lalang. Warga Gampong Matang Bangka bisa menyeberang lagi ke Gampong Matang Teungoh, begitu pula sebaliknya.

“Terima kasih kepada Bapak Presiden dan Prajurit TNI yang sudah memperbaiki Jembatan Matang Bangka,” ujar seorang warga yang melintas.

Berkat Jembatan Bailey tersebut, warga bisa dengan mudah pergi ke pasar dan melakukan aktivitas lainnya. “Kami jadi dapat melalui jembatan untuk ke pasar dan lain-lain,” tutur warga lainnya.

Bendera Merah Putih berkibar di kedua sisi jembatan. Konektivitas wilayah pulih kembali, aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat setempat pun dapat berjalan lagi.

Pemudik Nataru Diminta Waspada Banjir Rob di Jalur Pantura Demak

Pemudik Nataru Diminta Waspada Banjir Rob di Jalur Pantura Demak

Banjir Rob (foto: illustrasi Okezone)

Pemudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) diimbau mewaspadai potensi banjir rob di jalur Pantai Utara (Pantura), khususnya wilayah Demak.

“Kalau yang rawan memang untuk Pantura itu di Demak, karena Demak nanti kalau ketemu rob itu susah,” kata Dirgakkum Korlantas Polri, Brigjen Faizal kepada awak media, Sabtu (20/12/2025).

Faizal menjelaskan, pihak Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengingatkan adanya badai siklon yang berpotensi meningkatkan curah hujan.

“Sehingga salah satu yang paling diantisipasi adalah Demak. Kemudian di sepanjang Brebes sampai dengan wilayah pesisir pantai juga perlu diantisipasi,” ujar Faizal.

Di sisi lain, Faizal menyebut pihaknya telah menyiapkan langkah antisipasi berupa pengalihan arus lalu lintas apabila terjadi bencana alam. Pemudik akan dialihkan ke jalur selatan yang dapat dilintasi kendaraan besar maupun kecil.

“Kemudian juga disiapkan jalur-jalur alternatif yang khusus untuk kendaraan besar dan kendaraan kecil. Karena ada jalur yang kami siapkan khusus untuk kendaraan kecil, sehingga tidak memungkinkan dilewati kendaraan besar,” tutup Faizal.

Catat! Ini Jadwal Contraflow Tol Japek dan Jagorawi saat Nataru

Catat! Ini Jadwal Contraflow Tol Japek dan Jagorawi saat Nataru

Tol Jakarta-Cikampek

Polri mengumumkan jadwal pelaksanaan penerapan rekayasa lalu lintas (lalin) contraflow di Tol Jakarta–Cikampek (Japek) dan Jagorawi saat momen Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Informasi tersebut disampaikan melalui akun Instagram @korlantaspolri.ntmc. Rekayasa lalin diharapkan dapat mencegah terjadinya kemacetan di beberapa titik ruas Tol Japek dan Jagorawi.

Berikut jadwal lengkapnya sebagaimana dilansir, Jumat (19/12/2025):

1. Tol Jakarta–Cikampek KM 47 sampai KM 70 arah Cikampek
•    Jumat (19 Desember 2025): pukul 16.00 WIB hingga 24.00 WIB
•    Sabtu dan Minggu (20 dan 21 Desember 2025): pukul 06.00 WIB hingga 14.00 WIB
•    Selasa dan Rabu (23 dan 24 Desember 2025): pukul 16.00 WIB hingga 24.00 WIB
•    Kamis hingga Minggu (25 hingga 28 Desember 2025): pukul 08.00 WIB hingga 14.00 WIB

2. Tol Jakarta–Cikampek KM 70 sampai KM 47 arah Jakarta
•    Minggu (21 Desember 2025): pukul 18.00 WIB hingga 24.00 WIB
•    Jumat hingga Minggu (26 hingga 28 Desember 2025): pukul 18.00 WIB hingga 24.00 WIB
•    Senin (29 Desember 2025): pukul 24.00 WIB hingga 08.00 WIB
•    Kamis hingga Minggu (1 hingga 4 Januari 2026): pukul 18.00 WIB hingga 24.00 WIB

3. Tol Jagorawi KM 21 sampai KM 8 arah Jakarta
•    Minggu (21 Desember 2025): pukul 14.00 WIB hingga 19.00 WIB
•    Selasa hingga Minggu (23 hingga 28 Desember 2025): pukul 14.00 WIB hingga 19.00 WIB
•    Jumat hingga Minggu (2 hingga 4 Januari 2026): pukul 14.00 WIB hingga 19.00 WIB